Latar belakang; AKI dan AKB menjadi indikator dalam keberhasilan pembangunan dibidang kesehatan. pre-eklampsia dan eklampsia disebut sebagai salah satu faktor penyebab kematian ibu sebanyak 14% serta sebagai penyebab meningkatnya angka morbiditas maupun mortalitas maternal neonatal. Beberapa faktor yang dapat menyebabkan kejadian pre-eklampsia antara lain primigravida, kehamilan ganda (gemelli), hidramnion, Mola hidatidosa, multigravida, malnutrisi berat, usia ibu kurang dari 18 tahun atau lebih dari 35 tahun, serta anemia.Metode; penelitian ini adalah studi deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh ibu yang melahirkan di RS “Yakkum†Panti Rahayu Purwodadi, dengan sampelnya ibu bersalin yang mengalami pre-eklampsia ringan dan berat sebanyak 38 respondenHasil; tabulasi silang antara riwayat obstetrik dengan derajat pre-eklampsia dengan menggunakan uji Continuity Correction Chi-Square Test  menggunakan SPSS menunjukkan hasil X2 hitung 7.541 dan p value 0.003. dengan hasil diatas dapat dilihat bahwa X2 hitung (7.541) > X tabel (3.841) dan p value < 0.05 sehingga didapatkan hasil bahwa Ho ditolak dan Ha diterimaKesimpulan; dalam penelitian ini disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara riwayat obstetrik dengan derajat kejadian pre-eklampsia pada ibu melahirkan, khususnya di tempat penelitian RS PAnti RAhayu Yakkum Purwodadi. Kata Kunci; Riwayat Obstetrik, Pre-Eklampsia
Copyrights © 2019