Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya keterampilan proses sains siswa kelas V SD Muhammadiyah 028 Penyasawan. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan model pembelajaran berbasis masalah dalam meningkatkan keterampilan proses sains siswa kelas V SD Muhammadiyah Penyasawan yang berjumlah 22 peserta didik. Penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus pembelajaran. Setiap siklus terdiri dari dua pertemuan dan empat tahap pembelajaran yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data berupa dokumentasi, observasi, dan tes. Sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif dan analisis kuantitatif. Berdasarkan analisis data diperoleh hasil keterampilan proses sains siswa kelas V SD Muhammadiyah 028 Penyasawan pada pratindakan 36%. Pada siklus I pertemuan I dengan persentase ketuntasan belajar 55% dan pada siklus I pertemuan II mengalami peningkatan dengan persentase 68%. Pada siklus II pertemuan I mengalami peningkatan juga dengan ketuntasan belajar 77%, dan pada siklus II pertemuan II mengalami peningkatan lagi dengan persentase ketuntasan belajar 86%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan keterampilan proses sains kelas V SD Muhammadiyah 028 Penyasawan.
Copyrights © 2023