Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketidakaktifan siswa yang kurang terhadap materi pembelajaran. Ketidakaktifan siswa harus ditingkatkan supaya penerimaan materi dan proses pembelajaran berjalan lancar. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran siswa kelas VI UPTD SD Negeri 8 Banjar, Kota Banjar. Adapun jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang meliputi: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi, dimana fokus yang diteliti adalah model pembelajaran yang digunakan yaitu Problem Based Learning (PBL) dan subjek penelitian dilakukan di ruang kelas VI sebanyak 11 orang siswa di UPTD SDN 8 Banjar. Pengelolaan data pada penelitian ini dilakukan setelah terkumpulnya data. Selanjutnya dianalisis secara deskriptif yaitu skor rata-rata yang diperoleh dari hasil tes tiap siklus, kemudian nilai tersebut dikelompokkan berdasarkan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Melihat hasil observasi, penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat membuat siswa lebih aktif dalam pembelajaran dan lebih mudah mengerti dan memahami materi yang disampaikan oleh guru. Penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) sangat penting karena terkait dengan keberhasilan dan kemampuan siswa secara utuh. Penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VI UPTD SD Negeri 8 Banjar Kota Banjar.
Copyrights © 2022