Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk melakukan Pembinaan Santri Dayah Mudi Mesjid Raya Samalanga Dalam Memahami Nilai-Nilai Lisan al-Hal Sebagai Media Dakwah Melalui Gotong Royong Di Dayah MUDI Mesjid Raya II Samalanga. Pengabdian ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) Metode PAR memiliki tiga kata yang saling berhubungan satu sama lain, yaitu partisipasi, riset dan aksi. Semua riset harus di implimentasikan dalam aksi. Pada proses pengorganisasian, peneliti bersama tim dan pengurus Dayah Mudi Mesjid Raya Samalanga membentuk rencana aksi untuk melakukan perubahan social pada generasi muda. PAR merupakan kolaboratif antara peneliti dan komunitas untuk melakukan research bersama, merumuskan masalah, merencanakan tindakan, melakukan aksi secara berkesinambungan dan berkelanjutan. PAR dirancang memang untuk mengkonsep suatu perubahan dan melakukan perubahan terhadapnya. Hasil kegiatan ditemukan bahwa Kegiatan pengabdian kepada masyarakat mengenai pelatihan suri tauladan sebagai bentuk lisan al-hal melalui gotong royong di Dayah MUDI Mesjid Raya Samalanga telah terlaksana dengan baik sekalipun dalam hal teknis masih ada satu dua hal yang menjadi kendala. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat mengenai pelatihan suri tauladan sebagai bentuk lisan al-hal melalui gotong royong di Dayah MUDI mesjid raya Samalanga mendapatkan respon yang antusias dari para Santri Dayah MUDI Mesjid Raya Samalanga. Materi yang diberikan tentang menggunakan berbagai media komunikasi dalam berdakwah khususnya dengan bentuk lisan, sebagai bentuk praktik langsung dan dicontoh secara kasat mata.
Copyrights © 2022