Dalam konteks globalisasi saat ini, pendekatan pendidikan yang menekankan pada eksploitasi potensi lokal mendapatkan apresiasi yang meningkat. Namun, Desa Bongas di Kabupaten Bandung Barat yang memiliki potensi sumber daya bambu belum mengimplementasikan pendidikan kewirausahaan yang memaksimalkan potensi tersebut. PKM yang diinisiasi bertujuan untuk memperkuat pemahaman dan keterampilan siswa dalam memanfaatkan potensi bambu sebagai fondasi kewirausahaan. Metode pengajaran yang diterapkan melibatkan ceramah interaktif dan sesi diskusi yang mendalam untuk memastikan internalisasi konsep dengan baik. Sebagai hasil dari implementasi metode pengajaran tersebut, tercatat peningkatan yang signifikan dalam pemahaman siswa tentang kewirausahaan berbasis bambu. Banyak siswa yang terinspirasi untuk merintis bisnis atau inovasi berlandaskan sumber daya lokal ini. Kesuksesan program ini tidak hanya didasari oleh metode pengajaran yang diterapkan, tetapi juga oleh dukungan moral dari keluarga siswa dan atmosfer belajar yang kondusif, menegaskan bahwa pendekatan holistik dalam pendidikan kewirausahaan berbasis potensi lokal dapat membuahkan hasil yang positif bagi generasi muda.
Copyrights © 2023