Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menentukan kebutuhan guru, laboran dan peserta didik terhadap media infografis keselamatan laboratorium, serta menentukan karakteristik dan kelayakan media hasil pengembangan. Penelitian ini menerapkan Design Based Research (DBR) yang terdiri dari tahap (1) identifikasi masalah; (2) pengembangan desain; (3) siklus berulang; (4) refleksi. Analisis kebutuhan dilakukan pada 20 peserta didik, 5 laboran, dan 5 guru SMA di Kota Yogyakarta dan Kabupaten Bantul. Konten produk divalidasi oleh dosen jurusan kimia serta diujikan ke 10 reviewer dan 5 peer reviewer. Uji keterbacaan dilakukan terhadap 20 peserta didik SMA di Kabupaten Bantul. Hasil pengembangan diperoleh infografis yang memuat tentang keselamatan kerja di laboratorium dengan lima topik bahasan, yaitu aturan laboratorium kimia, kebakaran, bahan berbahaya dan beracun (B3), limbah B3, dan penanganan luka bakar. Karakteristik infografis tersebut diantaranya: 1) dibuat dengan jenis flat design; 2) mempunyai barcode untuk memuat materi lengkap; 3) disertai statistik dan persentase; 4) materi infografis berisi fakta, mitos, perbandingan, dan solusi alternatif. Kualitas infografis setelah direview tergolong kategori Sangat Baik (SB) dengan rerata skor 68,1 dan respon peserta didik tergolong kategori Sangat Baik (SB) dengan rerata skor 52,8.
Copyrights © 2024