Seiring dengan berkembangnya Indonesia pasti akan terjadi pertumbuhan dalam bidang industri yang akan membawa banyak akibat positif maupun negatif bagi pekerjanya. Seperti halnya, Pabrik Rokok Aa Buring Kota Malang yang juga memiliki akibat negatif seperti adanya resiko terjadi carpal tunnel syndrome (CTS). Carpal Tunnel Syndrome merupakan gangguan yang disebabkan oleh gerakan dalam waktu lama dan terjadi secara berulang dengan posisi statis sehingga suplai darah ke pergelangan tangan, tangan dan saraf terganggu. Kegiatan penyuluhan fisioterapi terkait CTS pada para pekerja pabrik rokok upaya mengedukasi terutama tentang definisi, penyebab, tanda gejala, serta pencegahan yang dapat dilakukan secara mandiri. Kegiatan penyuluhan ini menggunakan media poster kemudian memberikan pretest dan post-test. Kegiatan penyuluhan CTS di pabrik rokok Aa Kota Malang berjalan lancar, mendapat respon yang baik dan penuh semangat. Para pekerja pabrik yang awalnya tidak begitu paham dan peduli pada gangguan CTS dengan presentase pre-test sekitar 15-20% menjadi lebih paham dan peduli setelah dilakukannya penyuluhan berubah menjadi 90%. Hasil post-test menunjukkan peningkatan dibandingkan hasil pada pretest sehingga terdapat pengetahuan yang meningkat kepada para pekerja yang menunjukkan para pekerja memiliki pengetahuan dan wawasan terkait pencegahan dan penanganan secara mandiri setelah bekerja.
Copyrights © 2024