AGROTEKBIS: Jurnal Ilmu Pertanian
Vol 4 No 5 (2016): Oktober

Efektifitas Beauveria bassiana Vuill Terhadap Pengendalian Spodoptera exigua Hubner (Lepidoptera : Noctuidae) Pada Tanaman Bawang Merah Lokal Palu (Allium wakegi)

Nurhidayah Abd. Razak (Mahasiswa Program Studi Agroteknologi. Fakultas Pertanian. Universitas Tadulako)
Burhanuddin Nasir (Staf Dosen Program Studi Agroteknologi. Fakultas Pertanian. Universitas Tadulako)
Nur Khasanah (Staf Dosen Program Studi Agroteknologi. Fakultas Pertanian. Universitas Tadulako)



Article Info

Publish Date
31 Oct 2016

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui efektivitas Beauveria bassiana terhadap pengendalian Spodoptera exigua Hubner (Lepidoptera: Noctuidae) pada tanaman Bawang Merah varietas Lembah Palu (Allium wakegi ). Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sidera, Kecamatan Biromaru, Kabupaten Sigi dan di Laboratorium Hama & Penyakit Tumbuhan (HPT) Fakultas Pertanian. Penelitian berlangsung dari bulan April sampai bulan Juni 2014. Penelitian ini disusun dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan pola factorial, yang terdiri dari 2 faktor dengan 3 ulangan, sehingga diperoleh 24 unit percobaan, yaitu dengan perlakuan sebagai berikut: F1 yaitu dosis: D0: Tanpa aplikasi Beauveria bassiana/menggunakan aquades,D1: 6 gr B.bassiana/L air, D2: 8 gr B.bassiana/L air, D3: 10 gr B.bassiana/L air dan F2 yaitu interval waktu aplikasi dengan 2 aras: W1: interval waktu 5 hari dan W2: interval waktu 7 hari. Data hasil pengamatan di analisa dengan menggunakan analisis keragaman (ANOVA) dan apabila menunjukkan pengaruh yang nyata selanjutnya diuji dengan menggunakan Uji BNJ 5%. Berdasarkan hasil pengamatan menunjukkan bahwa aplikasi cendawan B. bassiana berpengaruh nyata terhadap intensitas serangan S. exigua, selama waktu pengamatan 4,5,6,7 dan 8 MST. memperlihatkan bahwa perlakuan D3W1 memberikan intensitas serangan S. exigua paling rendah dibandingkan dengan semua perlakuan lainnya pada semua waktu pengamatan. Pada pengamatan 4 MST intensitas serangan hanya mencapai 2,02%, pada pengamatan 5MST mencapai 1,74%, pada 6MST 1,39% dan 7MST 1,19%. Pada pengamatan hasil produksi berat tanaman (Tabel 2) menunjukkan bahwa pada perlakuan D3W1 (10g/L, 5H) menghasilkan berat tanaman tertinggi 143,82g/rumpun yang dikonversikan dapat mencapai 3,60 t/ha-1

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

agrotekbis

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Economics, Econometrics & Finance

Description

Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan informasi hasil-hasil penelitian dibidang pertanian, khususnya teknik pertanian (agroteknologi) dan agribisnis. Jurnal diterbitkan secara online (E-Jurnal) dengan terbit 6 edisi selama setahun. Jurnal ini juga sebagai media publikasi hasil-hasil penelitian ...