Walang sangit merupakan hama potensial yang menyebabkan pertumbuhan bulir padi kurang sempurna, biji/bulir tidak terisi penuh atau hampa sehingga menyebabkan kerusakan dan kehilangan hasil produksi mencapai 15%-50%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak akar tuba (Derris elliptica) terhadap mortalitas, intensitas serangan walang sangit serta hasil produksi tanaman padi. Penelitian telah dilaksanakan pada persawahan milik petani di Desa Tindaki, Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parigi Moutong Sulawesi Tengah pada bulan November 2020 sampai bulan Maret 2021. Metode penelitian yang di gunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan rancangan acak kelompok (RAK), yang terdiri dari 6 perlakuan konsentrasi ekstrak akar tuba yaitu P0 = 0%, P1= 2%, P2= 4%, P3= 6%, P4= 8%, dan P5= 10%, yang masing-masing diulang sebanyak 4 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak akar tuba efektif terhadap mortalitas dan penekanan terhadap intensitas serangan walang sangit serta meningkatkan produksi tanaman padi. Pada perlakuan 8% (P4) dapat menyebabkan mortalitas yaitu sebesar 91, 61% dan dapat menekan intensitas serangan dengan rata-rata 11,63%, serta dapat meningkatkan hasil produksi tanaman padi dengan rata-rata produksi yaitu 7 ton/ha dengan selisih rata-rata setiap perlakuan 0,2 ton/ha.
Copyrights © 2022