Anak usia 4-5 tahun semestinya sudah dapat meyampaikan keinginannya dengan penyampaian yang jelas dan pelafalan bahasa yang jelas pula. Tujuan penelitian ini adalah meneliti tentang perkembangan bahasa anak yang mengalami keterlambatan dengan metode bermain peran dan tebak tebakan untuk mengetahui kemampuan fonetik dan semantic anak. Metode yang digunakan peneliti adalah penelitian tindakan kelas dengan bentuk bermain peran dan bermain tebak-tebakan. Sampel penelitian adalah dua anak laki-laki dengan umur yang sama, yakni 4 Tahun. Adapun hasil penelitian menunjukan bahwa berbahasa pada HS memiliki peningkatan signifikan yakni HS mau berkomunikasi dengan teman sebayanya dan pengucapan huruf T dan R dengan jelas.
Copyrights © 2023