Toilet training adalah langkah penting menuju otonomi dan pengendalian diri pada anak usia toddler. Salah satu peran orang tua membentuk kemandirian pada anak dengan melakukan toilet training. Kegagalan saat toilet training dapat menimbulkan kebiasaan seperti mengompol, eneuresis dan ISK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara peran orang tua dengan keberhasilan toilet training pada anak usia toddler di TPA Kelurahan Guntung Paikat Banjarbaru. Desain penelitian ini adalah cross sectional dengan uji Spearman. Sampel sebanyak 30 responden dengan purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner peran orang tua dan keberhasilan toilet training. Hasil analisis menunjukkan nilai signifikan p= 0,000 < 0,05 r=0,492 sehingga H0 ditolak, artinya ada hubungan antara peran orang tua dan keberhasilan toilet training pada anak usia toddler. Hal ini menunjukan bahwa semakin mendukungnya peran orang tua maka semakin tinggi pula tingkat keberhasilan yang di capai anak
Copyrights © 2019