Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

HUBUNGAN MEKANISME KOPING DENGAN REGULASI EMOSI PADA REMAJA PUTRI YANG MENGALAMI DISMINORE Ferdinda Ajeng Selyani; Dhian Ririn Lestari; Kurnia Rachmawati
CNJ: Caring Nursing Journal Vol 6 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dysmenorrhea is a feeling of pain in lower abdomen at the time of menstruation. Someone become more very emotional when dysmenorrhea due to excessive estrogen production. Coping mechanism is needed as the ability to organize emotions and to get through in any changing of sitations. Humans also have emotion control. The emotions control calls emotional regulation, its function for controlling the emotions to keep have a good interaction with other people around them. The objective was to know the correlation of coping mechanism with emotional regulation on teenage girls who had dysmenorrhea in SMP Negeri 2 Banjarbaru. This research used cross sectional design. The samples were 134 respondents collected by stratified random sampling. The reseach instrument was questionnaire sheet. Data analysis used spearman correlation statistic test with 95% confidence level (α=0.05). There was a positive correlation between coping mechanism with emotional regulation in teenage girls who has dysmenorrhea. This correlation was very weak (p value 0,004 and r=0,247). The mechanism of coping on their dysmenorrhea period will be affected to the emotional regulation. The worse the coping mechanism used is the lower the emotional regulation will show up.
Physical Activity and the Quality of Life of Elderly Patients with Hypertension Sri Jumaiyah; Kurnia Rachmawati; Hasby Pri Choiruna
Jurnal Keperawatan Vol. 11 No. 1 (2020): Januari
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.219 KB) | DOI: 10.22219/jk.v11i1.10796

Abstract

Introduction: Hypertension is a degenerative disease that causes changes in the elderly so it will affect the quality of life of the elderly. One effort to improve the health status and quality of life of the elderly is maintaining health conditions with activities. Objective: The purpose of this study was to determine the relationship of physical activity and the quality of life of elderly patients with hypertension in the working area of the Hambawang Beach Health Center. Method: This study used correlation with the cross sectional design approach. Respondents numbered 56 elderly taken in total sampling. The research instruments were PASE questionnaire and WHOQOL-BREF questionnaire. Data analysis used chi square test. Results:There was a relationship of physical activity with the quality of life of elderly people with hypertension (p = 0,000). Odds Ratio value of 49,5 means that elderly who have less physical activity are 49,5 times more likely to have a poor quality of life of the elderly compared to good physical activity of the elderly. Discussion: Good physical activity can improve the quality of life of the elderly. It was recommended to the elderly to do physical activities such as walking and doing sports.
HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH DENGAN TINGKAT KEBUGARAN JASMANI ANAK USIA 10-12 TAHUN Yuni Sunarni; Eka Santi; Kurnia Rachmawati
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 10 No 1 (2019)
Publisher : STIKES BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jik.v10i1.124

Abstract

Latar Belakang: Kebugaran jasmani bermanfaat bagi anak sekolah untuk menunjang gerak fisik dan daya tahan jantung paru, yang salah satunya dipengaruhi oleh indeks massa tubuh. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan indeks massa tubuh dengan tingkat kebugaran jasmani. Metode: Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross sectional, pengambilan sampel menggunakan teknik stratified random sampling terhadap 77 anak usia 10-12 tahun terdiri dari laki laki 44 dan 33 perempuan MIN 9 Hulu Sungai Tengah tahun 2018. Penilaian Tingkat Kebugaran Jasmani menggunakan metode rockpot/single test. Dilakukan pengukuran antropometri untuk indeks massa tubuh. Analisis menggunakakan uji korelasi spearman.. Hasil: Berdasarkan uji korelasi spearman pada subjek keseluruhan didapatkan hubungan korelasi negatif yang lemah antara indeks massa tubuh dengan tingkat kebugaran jasmani, didapatkan nilai p < 0,005 (p=0,009) sangat bermakna pada interval kepercayaan 95% dan nilai koefisien korelasi r = -0,297 menunjukkan bahwa semakin tinggi IMT semakin rendah TKJ. Diskusi: Indeks Massa Tubuh (IMT) mempengaruhi pengukuran terhadap tingkat kebugaran jasmani. Disarankan kepada anak usia 10-12 meningkatkan pengeluaran energi dengan aktifitas fisik.
Hubungan Lama Kemoterapi Dengan Konsep Diri Pasien Kanker Payudara Yang Menjalani Kemoterapi Di RSUD Ulin Banjarmasin Muhamad Setiawan; Dhian Ririn Lestari; Kurnia Rachmawati
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 9, No 2 (2018): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.876 KB)

Abstract

Latar Belakang: Kanker payudara adalah suatu penyakit pertumbuhan sel yang menyebabkan sel normal menjadi sel kanker pada jaringan payudara. Salah satu penanganannya adalah kemoterapi yang dilakukan secara terjadwal sesuai siklus dengan lama kemoterapi yang telah ditentukan untuk memperbaiki dan meningkatkan angka kesembuhan pasien. Pemberian kemoterapi memberikan efek samping yang berpengaruh pada fisik serta psikologis pasien, dan ini dapat berpengaruh terhadap  konsep diri pasien.Tujuan: penelitian ini untuk mengetahui hubungan lama kemoterapi dengan konsep diri pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi di RSUD Ulin Banjarmasin.Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 68 responden yaitu pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi di ruang Edelweis RSUD Ulin Banjarmasin dari bulan Juni-Juli 2018. Instrumen penelitian berupa lembar kuesioner lama kemoterapi dan konsep diri pasien. Analisa data menggunakan uji spearman’s rho.Hasil: penelitian ini terdapat hubungan negatif dengan keeratan hubungan kuat antara lama kemoterapi dengan konsep diri pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi (p=0,000, α=0,05, r=-0,663).Simpulan: Pemberian kemoterapi secara berkala disertai efek samping yang ditimbulkan dapat berpengaruh terhadap kondisi fisik serta psikologis pasien, diharapkan tenaga medis dapat memberikan perawatan secara holistik kepada pasienKata Kunci: Kanker Payudara, Kemoterapi, Lama Kemoterapi, Konsep Diri ABSTRACT Background: Breast cancer is a disease of cell growth that causes normal cells to become cancer cells in the breast tissue. One of the treatments is chemotherapy that is performed on a scheduled basis with a cycle of long-term chemotherapy that has been determined to improve and improve the patient's recovery rate. Giving chemotherapy provides side effects that affect the physical and psychological patients, and this can affect the patient's self-concept. Objective: The objective of this researce is to determine the relationship between frequency of chemotherapy and self-concept  of breast cancer patients undergoing chemotherapy in RSUD Ulin Banjarmasin. Method: This research used cross sectional design. The sampling technique used purposive sampling with the number of samples was 68 respondents with breast cancer patients undergoing chemotherapy in Edelweis room Ulin Hospital Banjarmasin from June to July 2018. The research instrument in form the frequency of chemotherapy and patient self-concept questionnaires. The data were analized using spearman's rho test. Result: from this researce there was a negative relationship with the strong association between the frequency of chemotherapy and self-concept of breast cancer patients underwent chemotherapy (p = 0,000, α = 0.05, r = -0.663) Conclusion:Regular periodic chemotherapy with side effects can affect the physical and psychological condition of patients, it was expected that medical personnel can provide holistic treatment to patientsKey Word: Breast Cancer, Chemotherapy, Frequency of Chemotherapy, Self Concept
Hubungan Fungsi Kognitif Dengan Risiko Jatuh Pada Lanjut Usia Di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Sejahtera Banjarbaru Suci Martha Aprilia; Dhian Ririn Lestari; Kurnia Rachmawati
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 10, No 1 (2019): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.09 KB) | DOI: 10.33859/dksm.v10i1.460

Abstract

Latar Belakang: Jatuh padaalansia merupakanahal yangasering terjadi. Kejadian jatuh padaalansia dapat disebabkan oleh perubahan fungsi organatubuh. Salah satu perubahan fungsi organ yang terjadi adalahaperubahan fungsianeuron yang dapat menyebabkan gangguan fungsi kognitif.Tujuan: Mengetahui hubungan fungsi kognitif dengan risiko jatuh pada lanjut usia di PantiaSosialaTresna Werdha BudiaSejahteraaBanjarbaru.Metode: Penelitianaini menggunakan metode observasional dan survei denganapendekatanaCross Sectional. Pengumpulanadata dilakukanadengan menggunakanaMini MentalaState Examinationa(MMSE) pada fungsi kognitif dengan mengadopsi dari penelitian sebelumnya dan TimeaUp andaGo Testa (TUG) padaarisikoa jatuh. Pengambilanasampel dengan totalasamplingasebanyak 63 orang. Metodeaanalisis data menggunakan uji chi square dan untuk mencari nilai OR dengan  Regresi logistik sederhana.Hasil: Terdapat hubungan fungsi kognitif dan risikoajatuh padaausia lanjutadi PantiaSosial TresnaaWerdha BudiaSejahteraaBanjarbaru (p value = 0,000, OR = 7,58 kali).Diskusi: Penurunan fungsi kognitif pada lansia menjadiasalah satuafaktorarisiko penyebabameningkatnyaarisiko jatuhapadaalansia. Diharapkanaperawat danalanjut usiaauntuk memperhatikanafungsi kognitifaagar dapatamenurunkanarisiko jatuhapada lanjutausia.KataaKunci: fungsiakognitif, lanjut usia, risikoajatuh Abstract Introduction: Falling on the elderly is a common thing. Falling events in the elderly can be caused by changes in bodily organs. One change in organ function that occurs is a change in the function of neurons that can cause impaired cognitive function.Objective: To determine the relationship of cognitive function with the risk of falling in the elderly at the Panti Sosial Tresna Werdha Budi Sejahtera Banjarbaru. Method: This study used observational methods and surveys with a cross-sectional approach. Data collection was done by using MiniaMental StateaExaminationa(MMSE) on cognitive function by adopting from previous research and Time Up and Go Test (TUG) on the risk of falling. Sampling with a total sampling of 63 people. The method of data analysis used the chi-square test and to find the OR value with simple logistic regression.Results: There is a relationship between cognitive function and the risk of falling in the elderly at the Tresna Werdha Social Institution Budi Banjarbaru Prosperous (p-value = 0.000, OR = 7.58 times).Discussion: Decreasing cognitive function in the elderly is one of the risk factors for increasing the risk of falls in the elderly. It is expected that nurses and the elderly to pay attention to cognitive function to reduce the risk of falling in the elderly. Keywords: cognitive function, elderly, risk of falling
Pengaruh Penyuluhan Terhadap Pengetahuan dan Perilaku Siswa Tentang Konsumsi Jajanan Sehat di Kantin Sekolah Aditya Dwi Saputra; Kurnia Rachmawati; Musafaah
Nerspedia Vol. 3 No. 2 (2021): Nerspedia
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Lambung Mangkurat University.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat Indonesia belum dapat jajanan yang memilikixmutuxterjaminxdan jugaxkeamanannya. Kurangnya tingkatxpengetahuan konsumenxmengenai fungsi danxcara untuk memenuhixkebutuhan pangnnya mempengaruhi seseorangxuntuk menjadikan dirinya sehatxsecara fisik, maka dilakukan penyuluhan sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan pengetahuan, selain dari sikap dan perbuatan. Penelitian ini bertujuanxuntuk mengetahuixapakah terdapat pengaruhxpenyuluhan terhadap pengetahuanxdanxperilakuxs iswa tentangxkonsumsi jajanan sehat di kantin sekolah. One-Group Pretest-Posttest group design merupakanxrancangan penelitian ini yang mana menggunakan pre-eksperimental sebagaixdesain penelitian. Populasixpenelitian sebanyak 221 siswaxdan siswi. Simple random sampling adalah teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel sehingga didapatkan 35 responden. Data dianalisis menggunakan uji T berpasangan dan Wilcoxon. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner. 
EFEKTIVITAS METODE PRAKTIK DAN BERNYANYI TERHADAP KETERAMPILAN CUCI TANGAN BERSIH PADA ANAK RETARDASI MENTAL SEDANG (Studi Eksperimental di SDLB Negeri Sungai Paring Martapura) Dahlia Dahlia; Eka Santi; Kurnia Rachmawati
Nerspedia Vol. 1 No. 1 (2019): Nerspedia
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Lambung Mangkurat University.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan cuci tangan adalah langkah awal mencegah tertularnya penyakit. Cuci tangan bagi anak retardasi mental sulit dilakukan karena keterbatasan berpikir mereka. Salah satu cara menumbuhkan semangat belajar menggunakan metode praktik dan bernyanyi. Tujuannya untuk menganalisis pengaruh metode praktik dan bernyanyi terhadap keterampilan cuci tangan bersih anak retardasi mental sedang di SDLB Negeri Sungai Paring Martapura. Desain penelitian yang digunakan adalah pra eksperimen menggunakan rancangan one group pretest posttest design. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling dengan sampel 17 anak retardasi mental sedang. Lembar observasi menggunakan 6 langkah cuci tangan dari NHSGGC. Data dianalisis dengan Wilcoxon Signed Rank Test didapatkan ada pengaruh metode praktik dan bernyanyi terhadap keterampilan cuci tangan bersih pada anak dengan retardasi mental sedang (p-value 0,000). Metode praktik dan bernyanyi lebih menyenangkan bagi anak tersebut sehingga lebih cepat mengingat 6 langkah cuci tangan.
PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU Milda Anni’mah; Devi Rahmayanti; Kurnia Rachmawati
Nerspedia Vol. 1 No. 1 (2019): Nerspedia
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Lambung Mangkurat University.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) masih banyak menimbulkan masalah terhadap kesehatan. Salah satu penyebabnya adalah kurang pengetahuan dan sikap. Untuk meningkatkan itu maka diperlukan salah satu upaya atau kegiatan yaitu pendidikan kesehatan. PeneIitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan dan sikap ibu tentang PHBS tatanan rumah tangga di Posyandu Bunga Rampai dan Ulin Permai dalam wilayah kerja Puskesmas Guntung Manggis. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu dengan rancangan pretest-posttest pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Populasi sebanyak 40 responden pada ibu yang mempunyai balita yang menghadiri kegiatan Posyandu Bunga Rampai dan Ulin Permai dalam wilayah kerja Puskesmas Guntung Manggis. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner pengetahuan dan sikap tentang PHBS tatanan rumah tangga. Hasil peneIitian menunjukkan bahwa ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan ibu tentang PHBS tatanan rumah tangga dengan p value=0.00, dan ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap sikap ibu tentang PHBS tatanan rumah tangga dengan p value=0.00. Pendidikan kesehatan dapat memberikan pengaruh dalam peningkatan pengetahuan dan sikap ibu pada kelompok eksperimen
PERAN ORANG TUA DENGAN KEBERHASILAN TOILET TRAINING ANAK USIA TODDLER Aulia Rachmah; Eka Santi; Kurnia Rachmawati
Nerspedia Vol. 1 No. 1 (2019): Nerspedia
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Lambung Mangkurat University.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Toilet training adalah langkah penting menuju otonomi dan pengendalian diri pada anak usia toddler. Salah satu peran orang tua membentuk kemandirian pada anak dengan melakukan toilet training. Kegagalan saat toilet training dapat menimbulkan kebiasaan seperti mengompol, eneuresis dan ISK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara peran orang tua dengan keberhasilan toilet training pada anak usia toddler di TPA Kelurahan Guntung Paikat Banjarbaru. Desain penelitian ini adalah cross sectional dengan uji Spearman. Sampel sebanyak 30 responden dengan purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner peran orang tua dan keberhasilan toilet training. Hasil analisis menunjukkan nilai signifikan p= 0,000 < 0,05 r=0,492 sehingga H0 ditolak, artinya ada hubungan antara peran orang tua dan keberhasilan toilet training pada anak usia toddler. Hal ini menunjukan bahwa semakin mendukungnya peran orang tua maka semakin tinggi pula tingkat keberhasilan yang di capai anak
PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP KEPATUHAN DIET PADA PENDERITA HIPERTENSI (Studi Quasy Eksperimental Di Posbindu Wilayah Kerja Puskesmas Martapura Timur) Dewiana Hernita; Rismia Agustina; Kurnia Rachmawati
Nerspedia Vol. 1 No. 1 (2019): Nerspedia
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Lambung Mangkurat University.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang masih menjadi masalah besar di seluruh dunia. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya kepatuhan penderita hipertensi tentang diet hipertensi. Salah satu cara untuk meningkatkan kepatuhan adalah dengan memberikan pendidikan kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap kepatuhan diet hipertensi di posbindu wilayah kerja Puskesmas Martapura Timur. Penelitian ini menggunakan metode quasy exsperimental dengan rancangan penelitian pretest-posttest equivalent control group design. Responden berjumlah 108 orang yang diambil secara cluster random sampling method dengan instrumen berupa kuesioner kepatuhan diet hipertensi. Pelaksanaan pendidikan kesehatan dengan metode ceramah, demonstrasi dan media leaflet tentang hipertensi pada kelompok perlakuan, sedangkan pada kelompok kontrol dilakukan metode ceramah dan media leaflet tentang hipertensi. Analisis data menggunakan uji Mann Whitney menunjukkan ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang hipertensi terhadap kepatuhan diet hipertensi (p=0,000) di Posbindu wilayah kerja Puskesmas Martapura Timur. Pendidikan kesehatan tentang hipertensi dapat meningkatkan kepatuhan diet pada penderita hipertensi.