Ny. S berusia 60 tahun dengan keluhan nyeri pada lutut dan telapak kaki, sesekali pada tangan sehingga dapat menganggu aktifitas. Nyeri yang dirasakan seringkali terjadi pada pagi hari. Ny.S tampak meringis menahan nyeri, tampak gelisah. Nyeri yang di rasakan seperti tertusuk- tusuk dengan sekala nyeri 5. Ny.S pernah mengalami jatuh dan memmbuat kaki kirinya patah. Diagnosa kepearawatan yang didapatkan nyeri kronis berhubungan dengan agen pencedera dan resiko jatuh berhungan dengan penurunan fungsi penglihatan dan riwayat jatuh. Tujuan dari penulisan ini yaitu Memaparkan hasil asuhan keperawatan pada lansia Ny. S dengan rematik. Hasil implementasi keperawatan menurut Evidence Based Nursing (EBN) terapi pemberian rebusan kolang-kaling menjadi jus kolang- kaling sangat berpengaruh dalam menurunkan intensitas nyeri sendi yang di rasakan oleh Ny. S. Pemberian intervensi air rebusan kolang kaling selama 6 hari menunjukkan penurunan skala nyeri pasien dari skala nyeri 5 (sedang) menjadi skala nyeri 2 (rendah). Terkait diagnosa resiko jatuh dilakukan implementasi penyuluhan resiko jatuh pada lansia memggunakan media leaflet sesuai dengan Evidence Based Nursing (EBN) disarakan kepada pelayanan kesehatan khususnya posbindu di desa agar dapat menjalankan penyuluhan terkait penaganan terhatap rheumatitoid arthritis pada lansia.
Copyrights © 2022