Perawat sebagai garda terdepan dalam penanganan COVID-19 memiliki tingkat risiko yang tinggi untuk terinfeksi COVID-19, sehingga perawat akan merasa cemas, stress dan takut yang dapat mempengaruhi motivasi kerja perawat dalam bekerja dan memberikan pelayanan bagi masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran motivasi kerja perawat selama pandemi COVID-19 di Rumah Sakit Meuraxa. menurut ERG ada 3 kebutuhan yang harus dipenuhi yaitu, kebutuhan Existence, kebutuhan relatedness dan kebutuhan growth. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan desain cross-sectional study. Populasi penelitian ini merupakan seluruh perawat pelaksana di ruang rawat inap Rumah Sakit Banda Aceh yang berjumlah 112 perawat dengan teknik pengambilan sampel proporsional sampling dengan jumlah sampel sebanyak 58 perawat. Pengumpulan data dilakukan dengan metode angket menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 53 orang perawat (91,4%) memiliki motivasi kerja dalam kategori tinggi dan sebanyak 5 orang perawat (8,6%) memiliki motivasi kerja dalam kategori rendah. Pada subvariabel kebutuhan relatedness berada pada kategori tinggi yaitu sebanyak 58 responden (100%) kebutuhan existence berada pada kategori tinggi yaitu sebanyak 38 responden (65,5 pada subvariabel kebutuhan growth berada dalam kategori tinggi yaitu sebanyak 56 responden (96,6%).
Copyrights © 2021