Sense of belonging banser : studi atas konsepsi bela negara maka dapat diambil kesimpulan ada dua jenis pemahaman sikap yaitu sikap Sense of belonging dan sikap bela negara. Sikap Sense of belonging ada karena kesadaran dari individu pada sebuah kelompok. Sikap Sense of belonging maupun sikap bela negara keduanya memiliki sisi persepsi masing-masing, dengan adanya agenda-agenda khusus seperti agenda besar rutinitas setiap tahun, kegiatan-kegiatan rutin setiap bulan, peringatan hari besar islam, dan lain-lain. Ada hubungan antara Sense of belonging dan bela negara, bahwa pemahaman terkait bela negara dibutuhkan Sense of belonging. Sehingga semua anggota dapat langsung merespon pemahaman tersebut, dan kemudian dilanjutkan ke dalam pemahaman tentang bela negara melalui eksistensi banser sendiri yang dibawah naungan Nahdlatul Ulama’, Sehingga ada tindak lanjut dari pemahaman tersebut. Sense of belonging sangat berarti bagi anggota banser, karena kebanyakan dari anggota banser NU memanfaatkan Sense of belonging dalam membela negara sebagai acuan dalam gerakan Banser NU, kedisiplinan, implementasi, keikhlasan dan sebagainya. Dari sinilah maka Sense of belonging anggota banser mulai bertambah, bahkan kini banser NU ini sudah merambah ke kancah luar negeri dengan nama Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama’ (PCINU). Selain itu penerapan Sense of belonging bukan hanya pada organisasi seperti banser, Melainkan suatu kelompok baik itu komunitas, pertemanan dan perkumpulan pasti ada Sense of belonging di dalamnya.
Copyrights © 2022