Di era saat ini, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) menjadi level usaha yang mendominasi usaha di Indonesia. Namun, masih banyak pelaku UMKM, termasuk di Desa Kota Besi yang tidak mementingkan merek dagang dan kemasan yang digunakan. Selain itu, produk yang dihasilkan hanya diperjualbelikan di sekitar desa saja. Padahal, dengan adanya perkembangan teknologi ini, pelaku UMKM perlu menyiapkan strategi seperti menawarkan produknya secara online karena sebagian besar konsumen cenderung mengikuti perkembangan zaman yang serba canggih. Agar tidak kalah saing, pelaku UMKM juga perlu memperbaiki kualitas kemasan agar lebih menarik konsumen untuk membeli produk dan memiliki merek dagang yang menjadi ciri khas produk sehingga lebih dikenal. Oleh karena itu, mahasiswa sebagai agent of change berkewajiban untuk memberi pemahaman dan pelatihan kepada pelaku UMKM sehingga nantinya produk yang dihasilkan memiliki nilai jual tinggi dan meningkatkan pendapatan. Kegiatan ini berjalan dengan baik berkat dukungan dari tim pengabdian KKN, kepala desa, maupun pelaku UMKM.
Copyrights © 2023