Tujuan dari artikel ini ialah untuk memahami apa saja Peranan guru dalam meningkatkan akhlakul karimah siswa dan apa-apa saja faktor pendukung dan faktor hambatan guru dalam meningkatkan akhlakul karimah siswa Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk mendapatkan gambaran tentang apa yang terjadi. Metode pendekatan deskriptif adalah menggambarkan peristiwa yang terjadi. penelitian deskriptif merupakan jenis penelitian yang bermaksud memberikan gambaran yang terstruktur, akurat, dan faktual mengenai fakta situasi dan peristiwa. Hasil penelitian ini adalah peranan guru dalam meningkatkan akhlakul karimah siswa yaitu dengan guru sebagai model, guru sebagai pembimbing, guru sebagai penasehat, guru sebagai fasillisiator, adapun faktor pendukungnya ialah, a)Lembaga pendidikan yang mencerminkan keagamaan sehingga muridnya lebih agamais dan islami, b)Pengajar agama yang selalu berpartisipasi dalam usaha pengembangan dan bimbingan siswa. c)Banyak materi pembelajaran dan aktivitas membangun moral, yang meningkatkan jiwa akhlakul karimah nya siswa seperti apel pagi, sholat dzuhur berjamaah, yasinan dan tahlilan setiap hari jum’at, interaksi yang harmonis di antara lingkungan sekolah, humanis, dan saling memberikan nasehat, adapun faktor penghambatnya ialah, a) Dampak keadaan rumah tangga tidak harmonis dan tenang, b) Dampak dari kondisi lingkungan tempat tinggal masyarakat peserta didik yang tidak mendukung, c)Dampak berkembang pesatnya peningkatan pengetahuan dan teknologi yang semakin maju, Dampak dari permainan dan sahabat sebaya yang akan merugikan peserta didik
Copyrights © 2024