Prosiding Seminar Nasional Unimus
Vol 1 (2018): Hilirisasi & Komersialisasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat untuk Indonesia

PKM- Penerapan Teknologi Pengasapan Otomatis Sebagai Strategi Pengembangan Usaha Rumahan Ikan Asap Di Desa Tambakreja Kecamatan Cilacap Selatan Provinsi Jawa Tengah

Khanif Setiyawan (Unknown)
Utis Sutisna (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Nov 2018

Abstract

Bisnis penjualan ikan memiliki potensi yang sangat baik di Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah dengan15.153,2 ton tangkapan ikan per tahun, pemasaran penjualan ikan juga didukung oleh 25 tempat wisata dan 165wisata kuliner di Kabupaten Cilacap. Kabupaten Cilacap Selatan yang terletak di dekat Pulau Nusakambangankarena warganya kebanyakan menjual ikan. UR Asap ikan di Desa Tambakreja, Cilacap, memiliki peluangbesar untuk berkembang, tetapi ada masalah dalam proses produksi ikan asap, penggunaan metode fumigasiikan konvensional, menggunakan fumigasi tanpa suhu dan sistem kontrol waktu. Sisi manajemen, organisasiPola adalah keluarga dengan manajemen keuangan sederhana yang hanya menulis uang masuk dan keluar.Permasalahan di atas akan dibahas melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM). Proses produksi yangditerapkan adalah aplikasi teknologi fumigasi ikan, yang didukung oleh perangkat fogging yang terkontrol (suhudan waktu), dengan kapasitas 300 buah / 25 kg. Optimalisasi proses ditujukan untuk mengurangi waktupemrosesan dan meningkatkan kualitas dan tingkat smoked fish smoked. menjadi kegiatan utama selain sistempaking produk. PKM ditekankan dengan mengadakan pelatihan pengoperasian portable portable fish smokersdengan kapasitas 300 buah, yang didukung oleh pendampingan proses sesuai dengan SOP kerja mesin danprinsip kesehatan dan keselamatan kerja (K3). Solusi kedua adalah melatih kelompok untuk menggunakansistem gasket sesuai dengan produk komersial, dengan membuat paking berlabel dengan sablon plastik.Tingkatkan sanitasi yang baik, dan ketuk air untuk mencuci ikan dengan air mengalir. Teknologi tepat gunayang diterapkan pada kelompok adalah dalam bentuk lemari perokok ikan dengan kapasitas 300 lembar / 25 kg,ikan asap pembungkus sablon plastik. Dari pelaksanaan pembuatan ikan asap, diketahui bahwa penggunaangaram pada awal proses tidak boleh terlalu jenuh karena mempengaruhi warna ikan, suhu fumigasi optimal pada90oC, dengan 120 menit, mampu menghasilkan ikan asap dengan kadar air di bawah 35%. Penguatanmanajemen bisnis dilakukan meningkatkan produktivitas proses dan hasil, kelompok mitra mampumeningkatkan pengetahuan, keterampilan dan jenis produk mereka, sehingga secara bertahap akanmeningkatkan pendapatan dan kesejahteraan kelompok.Kata kunci: ikan asap, lemari pengasapan, waktu pengolahan

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

semnas

Publisher

Subject

Humanities Engineering Health Professions Nursing Public Health

Description

Prosiding Seminar Nasional Unimus merupakan wadah publikasi hasil-hasil penelitian dan pengabdian masyarakat yang telah dipresentasikan pada Seminar Nasional Unimus yang diselenggarakan tahunan oleh Lembaga Penelitian dan pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Muhammadiyah ...