Masalah komplikasi kehamilan tentunya membawa dampak buruk bagi ibu maupun janinnya, sehingga menjadipenyebab tingginya angka kematian ibu (AKI) di Indonesia diantaranya perdarahan, eklampsia, komplikasi abortus,sepsi, dan partus lama. Komplikasi kehamilan sebenarnya dapat dicegah melalui perawatan dan pemeriksaankehamilan secara rutin ke tenaga kesehatan. Tujuan pemeriksaan kehamilan ini adalah agar kemungkina terjadinyakomplikasi kehamilan dapat dideteksi secara dini dan segera mendapat penanganan yang cepat dan tepat, sehingga ibu hamil dapat menjalani proses kehamilan dengan aman, lancar, dan sehat (Kemenkes RI, 2014). Pada era digital,penggunaan teknologi memungkinkan untuk penyebaran informasi kepada ibu hamil dalam upaya meningkatkanpelayanan antenatal. Penggunaan telepon genggam pada pelayanan kesehatan disebut m-Health. Tujuan dalampenelitian ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan aplikasi m-health untuk meningkatkan pengetahuan, sikap danperilaku pencegahan adanya tanda bahaya kehamilan pada ibu hamil. Metode penelitian dengan quasi eksperimen,total sampel 58 ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Gribig, dibagi dua kelompok, yaitu 28 ibu hamil kelompokintervensi dan 28 ibu hamil kelompok kontrol. Hasilnya, terdapat perbedaan yang bermakna terhadap pengetahuandengan nilai (p<0,05), yang berati bahwa Aplikasi m-health memengaruhi tingkat pengetahuan ibu hamil tentangtanda bahaya kehamilan trimester III dibanding buku KIA. Kata Kunci: kehamilan, tanda bahaya kehamilan, m-health
Copyrights © 2020