Pemanfaatan ruang dalam tata spasial hunian yang berkembang berupa sistem spasial hunian dan aspek-aspek yang melandasi pembentukan dan pemanfaatan spasial hunian Suku Bajo di desa Jaya Bakti kecamatan Pagimana, sebagai upaya untuk memahami kondisi awal hingga terbentuknya permukiman kampung saat ini. Aspek pembentukan spasial didalamnya mengandung substansi gagasan perencanaan dari fungsi, bentuk asli, variasi bentuk dan perkembangannya. Kondisi spasial hunian Suku Bajo di Jaya Bakti Kecamatan Pagimana Kabupaten Banggai Provinsi Sulawesi Tengah dilihat dari karakteristik permukiman masyarakat sebagai kampung awal peradaban suku bajo di wilayah tersebut. Adapun tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut (a) Ideantifikasi Faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan Fisik Permukiman Suku Bajo (b) Identifikasi perubahan Fisik permukiman suku bajo. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah Metode kualitatif, dimana peneliti ini akan, menganalisis perubahan permukiman suku bajo serta faktor-faktor yang berpengaruh terhadap perubahan permukiman. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan non fisik permukiman Suku Bajo ini ialah populasi penduduk, faktor ekonomi sosial dan budaya. Sedangkan perubahan fisik terjadinya perubahan khsusnya konstruksi bangunan, jalan air bersih dan infrastruktur lainnya
Copyrights © 2022