Destinasi Wisata Bukit Buntu Burake masih tergolong baru di Kabupaten Tana Toraja. Dalam perkembangannya dari tahun ke tahun objek wisata ini menemui beberapa permasalahan yang terlihat dari dimensi sosial, lingkungan dan ekonomi. Keberlanjutan wisata saat ini perlu diperhatikan karena objek wisata Bukit Buntu Burake memberikan banyak sumbangan bagi pendapatan dan berpengaruh besar terhadap wilayah sekitar baik dari segi ekonomi, sosial- budaya, dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengetahui nilai indeks keberlanjutan objek wisata berdasarkan masing-masing dimensi keberlanjutan dan atribut mana saja yang berpengaruh serta memerlukan peningkatan terhadap keberlanjutan objek wisata Bukit Buntu Burake. Berdasarkan hasil analisis multidimensional, berdasarkan ketiga dimensi, maka objek wisata Bukit Buntu Burake berada pada skala indeks 81,84 sehingga dapat di simpulkan Bukit Buntu Burake berada pada kategori berkelanjutan, serrta hasil analisis Leverage menunjukkan atribut yang sensitif dari dimensi ekonomi, sosial, dan lingkungan dengan kata lain atribut yang perlu ditingkatkan sehingga indeks keberlanjutan lebih baik. Atribut- atribut tersebut antara lain opini pengunjung, promosi, tingkat kriminalitas, interpretasi tapak, risiko lingkungan, dan pengelolaan limbah
Copyrights © 2020