Keaktifan merupakan bagian yang penting dalam pembelajaran karena memiliki pengaruh positif terhadap hasil belajar siswa. Siswa sejatinya adalah manusia yang berelasi, aktif, dan mampu berpikir kritis. Berdasarkan pengamatan selama delapan minggu pada pembelajaran daring di kelas 3 SD, didapati adanya siswa yang sangat aktif dan kurang aktif saat belajar. Guru mengalami kesulitan saat berinteraksi dengan siswa yang kurang aktif karena siswa tidak menjawab pertanyaan dan kurang inisiatif dalam proses pembelajaran. Dibutuhkan stimulus kepada siswa yang masih terlihat kurang aktif dalam pembelajaran, salah satunya melalui tanya jawab. Penelitian ini bertujuan memaparkan penerapan metode tanya jawab untuk memfasilitasi keaktifan belajar siswa. Penelitian dilakukan di salah satu sekolah swasta di Tangerang dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Dalam proses pembelajaran guru mempersiapkan sebuah kesempatan untuk siswa dapat melakukan tanya-jawab dan diskusi. Penerapan metode tanya jawab mampu menghasilkan interaksi dua arah antara guru dan siswa sehingga kelas menjadi lebih aktif. Saran untuk selanjutnya guru dapat menggunakan variasi strategi tanya jawab yang lebih kreatif untuk meningkatkan keaktifan siswa.
Copyrights © 2023