Pengelola lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memegang kendali bagi kemajuan dan keberhasilan lembaga. Sebagai pimpinan, Pengelola memiliki perintah dan peraturan yang harus dipatuhi. Akan tetapi pengelola sebaiknya menjadi pengayom bagi para para pendidik dan warga sekolah. Pengelola sebagai pimpinan dalam lembaga kependidikan memiliki peran penting untuk mengembangkan seluruh sumber daya yang ada. Dalam kepemimpinan, kompetensi seorang pemimpin dapat ditunjukan melalui bagaimana pemimpin dapat membaca situasi kondisi yang berkaitan dengan suasana kerja dalam lembaga pendidikan. Penelitian ini dilaksanakan pada tahun 2015 di POS PAUD Miana V Kecamatan Sukasari Kota Bandung. POS PAUD Miana V memiliki jenis layanan usia nol tahun sampai dengan enam tahun serta terintregasi dengan POSYANDU. Pimpinan pengelola sebagai pemimpin lembaga adalah seorang lansia (> 60 tahun) yang memiliki latar belakang Kader PKK dan merupakan Ketua POSYANDU dengan pengalaman berorganisasi selama lebih dari tiga puluh tahun. Para pendidik di POS PAUD Miana V adalah kader PKK dan kader POSYANDU. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan model kepemimpinan pengelola POS PAUD Miana V dan mendeskripsikan kelebihan serta kekurangan model kepemimpinan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskritif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi.
Copyrights © 2022