Pemuda Indonesia adalah tunas-tunas bangsa dan negara yang akan meneruskan perjuangan dan tampuk pimpinan bangsa. Pembangun karakter generasi muda agar dapat terarah dan teratur, memerlukan wadah yang memiliki kemampuan untuk menampung, mengembangkan bakat, minat, kreatifitas serta kemampuan yang ada pada pemuda, “SAUNG UJO” sebagai wadah perkumpulan kesenian angklung. Tujuan penelitian ini untuk 1) mengetahui pelaksanaan kegiatan seni angklung sebagai pembinaan generasi muda yang di selenggarakan oleh “Saung Ujo” 2) untuk mengetahui faktor-faktor pendukung dan penghambat prlaksanaan kegiatan seni angklung dalam membangun generasi muda. Metode penelitian ini menggunakan adalah deskreatif. Alat pengumpulan data yang utama dengan angket yang disebarkan kepada 30 responden/anggota “Saung Ujo” dan instruktur sebanyak 3 orang. Data pendukung dengan wawancara yang dilengkapi dengan observasi dan studi literatur. Membangun Karekter (character building) adalah suatu proses atau usaha yang dilakukan untuk membina, memperbaiki dan atau membentuk tabiat, watak, sifat kejiwaan, akhlak (budi pekerti), insan manusia (masyarakat) sehingga menunjukkan perangai dan tingkah laku baik bagi diri maupun untuk sesama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) pelaksanaan kegiatan seni angklung sebagai pembinaan generasi muda yang di selenggarakan oleh “Saung Ujo”: kedisiplinan berlatih mampu membentuk generasi muda berkarakter, dengan pembelajaran dalam bentuk pelatihan untuk membangun pengetahuan (kognitif), sikap (afektif), dan ketrampilan (psikomotor), peserta didik memiliki tekat secara kognitif, pemahaman dan penghayatan nilai secara afektif, pembentukan tekat secara kognitif,dan akhirnya penghayatan dalam kehidupan sehari-hari (nyata) 2) faktor penghambat pelaksanaan kegiatan belum instruktur belum banyak pengalamannya sehingga hasilnya belum memuaskan. Faktor pendukungnya adalah peralatan yang lengkap dan sarana prasaranan yang cukup untuk mendukung kelancaran pelatihan.
Copyrights © 2022