Artikel ini membahas pentingnya penggunaan bahasa Indonesia yang efektif pada label kemasan makanan beku untuk meningkatkan pemahaman konsumen tentang informasi produk. Dalam konteks ini, aspek-aspek seperti kejelasan, keakuratan, dan keterbacaan bahasa yang digunakan dalam label kemasan menjadi fokus utama. Metode yang kami gunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif. Penelitian kualitatif yang digunakan meneliti objek yang memiliki sifat alamiah atau eksperimen. Penelitian ini juga menyoroti peran Bahasa Indonesia dalam mencapai tujuan komunikasi yang optimal antara produsen dan konsumen. Analisis dilakukan melalui pendekatan linguistik dan psikologis untuk mengidentifikasi strategi yang dapat meningkatkan efektivitas komunikasi melalui label kemasan. Hasil penelitian ini memberikan wawasan yang bernilai bagi produsen untuk tetap mengedepankan kaidah penulisan yang tepat dan mengetahui batasan-batasan yang tepat untuk menjaga pesan tetap jelas agar tidak kehilangan makna atau pesan yang disampaikan, mudah memahami dan sesuai tujuan komunikasi dan tidak melanggar kaidah bahasa. Bahasa yang digunakan untuk merangcang label pada makanan beku dapat mempengaruhi persepsi dan perilaku konsumen. Hal tersebut, sesuai dengan teori dikarenakan membaca informasi pada label makanan memiliki pengaruh yang besar terhadap keputusan masyarakat sebelum membeli atau mengonsumsi makanan olahan. Selain itu, label juga merupakan sarana periklanan yang digunakan oleh pelaku ekonomi untuk menarik minat konsumen dalam membeli produk tersebut.
Copyrights © 2024