PT. XYZ merupakan produsen pupuk terlengkap di Indonesia. Salah satu aktivitas yang dilakukan dalam menunjang proses produksi pupuk yaitu analisis batu bara yang akan digunakan sebagai penggerak mesin produksi. Selama proses analisis ini diketahui sering kali terdapat gerakan bolak-balik karena penempatan alat-alat / fasilitas analisis yang tidak beraturan dan jauhnya jarak antar fasilitas. Penelitian ini dilakukan untuk mengurangi ongkos dan jarak material handling, salah satu metodologi yang cocok digunakan untuk menganalisis kondisi tersebut yaitu FTC, metodologi ini memiliki kelebihan untuk menentukan besarnya efektivitas material handling baik fordward maupun backward sera dapat memberikan layout usulan yang lebih efektif. Hasil penelitian diketahui bahwa terdapat efisiensi ongkos material handling sebesar Rp 103,071 perhari disebabkan karena menurunnya jarak antar fasilitas sebanyak 67,34 meter. Hal tersebut dapat mengefisiensi OMH maupun jarak antar fasilitas sebesar 38,48% serta persentase forward meningkat sebesar 8,16% menjadi 81,24%.
Copyrights © 2024