Studi pembangunan Jembatan Tanah Tinggi 3 bertujuan sebagai jalur alternatif untuk mengatasi kemacetan di Jalan Bouraq, yang merupakan akses ke Bandara Soekarno-Hatta. Pengumpulan data dilakukan melalui metode Sondir dan N-SPT. Perhitungan daya dukung menggunakan dua anggapan (keruntuhan individu dan keruntuhan blok), dengan metode Aoki De Alencer, Schmertman & Nottingham, Mayerhoff, O’neal & Reese, serta Coyle & Castello untuk keruntuhan individu dan metode Tomlinson (1994) untuk keruntuhan blok. Analisis penurunan menggunakan metode tiang tunggal dan tiang kelompok. Hasil menunjukkan bahwa daya dukung tiang tunggal dan kelompok memenuhi faktor aman, namun beberapa konfigurasi menunjukkan penurunan yang melebihi batas toleransi, terutama pada bentuk konfigurasi 3.
Copyrights © 2023