Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kondisi kehidupan ekonomi di Banten Tahun 1947-1948, pada masa perjuangan kemerdekaan RI dimana pusat pemerintahan berada di Yogyakarta, Suasana perang yang terus terjadi menyebabkan sulitnya pengedaran Oeng Republik Indonesia (ORI) di beberapa wilayah Republik Indonesia, langkanya ORI dikhawatirkan akan dimanfaatkan oleh NICA untuk mengedarkan mata uangnya sendiri. Oleh karena itu Pemerintah Republik Indonesia memberikan wewenang kepada Pemerintah Daerah tertentu untuk menerbitkan uang kertas atau tanda pembayaran yang sah. ORIDABS secara politik ditujukan untuk menunjukan kedaulatan Republik Indonesia di daerah Banten karena pemerintahan pusat berada di Yogyakarta. Metode penelitian mengunakan yaitu metode Historis yang dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu: (1) Heuristik, (2) Kritik, (3) Interpretasi, (4) Historiografi. Sedangkan Teknik yang digunakan untuk memperoleh data yaitu melalui studi kepustakaan dengan cara mempelajari dan menelaah berbagai buku, Koran, wawancara dan arsip yang ada kaitannya dengan permasalahan yang dibahas. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa dalam masa awal perjuangan Indonesia yang baru merdeka, maka Indonesia membutuhkan sebuah pengakuan internasional di bidang perekonomian. Oleh karena itu Indonesia perlu memiliki mata uang sendiri sebagai identitas bangsa. Peranan ORIDABS sebagai mata uang di Banten membuat perekonomian berjalan dengan semestinya karena masyarakat dapat memenuhi keperluan yang dibutuhkan dengan menggunakan mata uang ORIDABS.
Copyrights © 2023