Salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan mutu peserta didik adalah dengan adanya AKM. Kompetensi yang diukur pada AKM diantaranya adalah Literasi Matematika (Numerasi). Dua dari tiga peserta didik belum mencapai kompetensi minimum numerasi. Tujuan dilaksanakan penelitian adalah untuk mengetahui profil kemampuan berpikir kritis siswa dalam memecahkan soal AKM tipe numerasi. Subjek yang diteliti adalah 2 siswa kelas V MI yang berkemampuan matematika sedang. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Ada 2 instrumen yang diterapkan, yaitu 6 soal AKM Numerasi materi operasi bilangan bulat dan pedoman wawancara. Indikator berpikir kritis yang dipakai terdiri dari 4 indikator, yaitu interpretasi, analisis, evaluasi, dan inferensi. Temuan yang diperoleh adalah subjek yang mempunyai kemampuan matematika sedang memenuhi 3 indikator berpikir kritis, yaitu interpretasi, analisis, dan evaluasi dalam menyelesaikan soal AKM Numerasi. Subjek mengalami kesulitan pada indikator berpikir kritis inferensi yang mana pada indikator ini siswa dituntut untuk memberikan alasan terkait jawaban yang diberikan. Sehingga subjek yang mempunyai kemampuan matematika sedang dapat dikategorikan masuk pada TBK 3 pada materi operasi bilangan bulat.
Copyrights © 2024