Berpikir kritis dalam pembelajaran sains membantu siswa memahami konsep ilmiah dan proses pengambilan keputusan dalam situasi dunia nyata. Siswa yang mampu berpikir kritis diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup mereka dengan meningkatkan kemampuan mereka untuk menangani masalah dan membuat keputusan yang logis dan berdasarkan data. Bahan ajar berbasis kearifan lokal digunakan dalam penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Jenis Penelitian ini menggunakan Metode eksperimen semu dengan variabel tunggal digunakan, dan desain pretest-posttest One Group. Analisis data yang digunakan adalah uji normalitas gain (n-gain) untuk mengukur peningkatan skor berpikir kritis rata-rata siswa sedangkan Rumus Hake digunakan untuk menghitung skor gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran yang dilaksanakan memengaruhi tingkat pemikiran kritis siswa secara signifikan (z=-4,731; p-value=0,000<0,05). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan materi pembelajaran IPA yang berwawasan lokal, khususnya materi penyusun ekosistem, harus dioptimalkan baik di tingkat sekolah maupun universitas
Copyrights © 2023