Penggunaan agregat kasar dengan ukuran butiran yang lebih kecil dan ukuran yang bervariasi dapat menyebabkan volume pori beton menjadi kecil serta diperolehnya beton yang lebih padat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi ukuran butiran agregat kasar dan variasi umur beton terhadap kuat tarik belah dan kuat tarik lentur beton mutu ultra tinggi. Dalam penelitian ini, digunakan variasi diameter agregat maksimum berukuran 5 mm dan 10 mm, substitusi 15% fly ash batu bara, penambahan 6% filler bijih besi, dan 1,5% superplasticizer dari berat semen dengan FAS sebesar 0,2. Dari hasil analisis data menunjukkan bahwa mutu pelaksanaan penelitian berada pada klasifikasi sangat baik sampai sedang dan penggunaan variasi diameter agregat maksimum serta variasi umur beton memberikan pengaruh terhadap kuat tarik beton. Didapat bahwa diameter agregat berukuran 5 mm menghasilkan kuat tarik yang lebih besar dibandingkan dengan diameter agregat berukuran 10 mm.
Copyrights © 2020