Pembakaran batu bara menghasilkan limbah padat berupa coal fly ash dan coal bottom ash yang dapat mencemari lingkungan. Pemanfaatan limbah coal bottom ash sebagai bahan substitusi agregat pada perkerasan lentur merupakan salah satu solusi terhadap permasalahan tersebut. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui nilai parameter Marshall pada campuran laston lapis aus (AC–WC) terhadap penggunaan coal bottom ash dengan persentase 0%, 5%, 10% sebagai substitusi agregat halus, serta mengetahui nilai durabilitas dari campuran laston lapis aus (AC–WC) dengan penggunaan coal bottom ash pada nilai stabilitas Marshall optimal. Pada penelitian ini dilakukan pembuatan benda uji dengan substitusi coal bottom ash 0%, 5%, dan 10% terhadap agregat halus, kemudian dilakukan pengujian Marshall dan pengujian durabilitas pada persentase terbaik. Hasil penelitian ini didapatkan nilai parameter Marshall telah memenuhi spesifikasi, kecuali nilai flow pada persentase coal bottom ash 10% dengan kadar aspal 6,80% yaitu 4,03 mm (2 – 4 mm). Nilai stabilitas Marshall optimal diperoleh pada campuran dengan persentase coal bottom ash 5% dan kadar aspal 5,85% yaitu 1257,80 kg. Nilai durabilitas yang diperoleh dari campuran pada persentase coal bottom ash terbaik adalah 95,69% memenuhi Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 revisi 2 (2020) yaitu ≥ 90%.
Copyrights © 2023