Masa Remaja Menurut Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 25 tahun 2014 adalah penduduk dalam rentang usia 10 – 18 tahun. Pada masa remaja, kebutuhan energi dan protein meningkat untuk memenuhi kebutuhan untuk pertumbuhan cepat. Kebutuhan protein mengalami peningkatan selama masa remaja karena proses tumbuh kembang berlangsung cepat. Protein akan menggantikan energi sebagai sumber energi jika asupan energi kurang dari kebutuhan. Tidak terpenuhinya gizi pada masa ini dapat menyebabkan gangguan dan hambatan dalam pertumbuhan remaja. Remaja yang berstatus gizi baik menjadi salah satu upaya pencegahan stunting dan penurunan angka kematian ibu dan anak. Maka diperlukan konsep gizi seimbang agar menghindari dampak yang timbul akibat gizi buruk. Untuk memperbaiki asupan gizi perlu upaya peningkatan pengetahuan gizi melalui edukasi gizi. Adapun tujuan dilakukan penelitian ini untuk meningkatkan pengetahuan dalam menerapkan kebutuhan gizi seimbang pada masa remaja. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik dengan jenis data kuantitatif. Penelitian dilakukan dengan memberikan kuesioner pre test dan post test. Dengan jumlah responden dalam penyuluhan ini terdiri dari 20 siswa SMP Yayasan Perguruan El Hidayah. Adapun hasil dari penelitian ini yaitu Hasil pre-test menunjukkan bahwa 5% siswa memiliki pengetahuan kurang, 85% memiliki pengetahuan cukup, dan 10% memiliki pengetahuan baik. Setelah intervensi (post-test), dari 20 siswa didapatkan seluruh siswa tersebut memiliki pengetahuan baik 100%. Simpulan dari penelitian didapatkan bahwa melalui penyuluhan “Gizi Seimbang” menunjukkan bahwa pengetahuan remaja di SMP Yayasan Perguruan El-Hidayah Jl. Binjai K.M 9,1 Desa Lalang, Kecamataan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, meningkat secara signifikan.
Copyrights © 2024