Limbah sagu, umumnya dianggap sebagai residu yang tidak termanfaatkan. Limbah sagu, seperti serbuk sagu atau ampas sagu, mengandung nutrisi yang dapat mendukung pertumbuhan jamur. Beberapa jenis jamur dapat tumbuh dengan baik di media yang mengandung sumber nutrisi yang berasal dari limbah sagu ini. Oleh karena itu, pemanfaatan limbah sagu sebagai media pertumbuhan jamur dapat menjadi salah satu cara yang berkelanjutan dan efektif dalam memanfaatkan sisa produksi sagu. Masyarakat kampung Sabron - Kabupaten Jayapura selama ini tidak memanfaatkan limbah sagu. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan peningkatan kapasitas kepada masyarakat kampung Sabron – Kabupaten Jayapura dalam melakukan budidaya jamur tiram menggunakan limbah sagu. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 4-8 Desember 2023 di Kampung Sabron – Kabupaten Jayapura. Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 20 orang. Metode pelaksanaan pada kegiatan ini yakni pemberian materi, praktek pembuatan media tanam jamur, pembentukan kelompok petani jamur, serta diskusi rencana tindak lanjut. Hasil dari kegiatan ini adalah masyarakat mampu membuat media tanam jamur menggunakan limbah sagu serta memahami dengan baik proses budidaya jamur. Dengan adanya kegiatan budidaya jamur menggunakan limbah sagu, diharapkan mampu mengurangi dampak lingkungan dari limbah sagu, dapat meningkatkan pendapatan petani karena menciptakan sistem pertanian berkelanjutan serta membuka peluang baru untuk industri pariwisata lokal.
Copyrights © 2024