Ecoenzym merupakan salah satu inovasi yang paling populer dalam pengolahan limbah domestik, khususnya dari limbah dapur rumah tangga. Ecoenzym dapat dibuat menggunakan glukosa, air dan kulit-kulit buah atau sayuran sebagai limbah dari aktivitas dapur rumah warga. Proses pembuatan ecoenzym menggunakan metode fermentasi dalam waktu rata-rata 90 hari. Dalam proses pembuatannya berbagai jenis kulit buah dan sayuran dapat digunakan, dengan syarat kulit tersebut belum mengalami pembusukan dan tidak berbelatung. Hasil atau produk ecoenzym dapat diubah menjadi berbagai jenis produk kebutuhan rumah tangga. Pembuatannya yang sederhana dengan produk yang bervariasi akan memberikan manfaat yang banyak untuk Masyarakat. Bahan baku yang berasal dari limbah domestik juga menjadi salah satu solusi bagi Masyarakat yang memiliki masalah dalam pengolahan sampah di lingkungannya. Pencemaran lingkungan akibat sampah di lingkungan Masyarakat RW 6 Kelurahan Lembah Damai Kecamatan Rumbai Kota Pekanbaru, sering sekali terjadi akibat tidak rutinnya pengangkutan sampah yang dilakukan oleh pihak kebersihan kota. Tumpukan sampah di lokasi yang sangat sering dilalui oleh Masyarakat selalu menyebabkan timbulan bau dan merusak keasrian lingkungan sekitarnya. Pelatihan pembuatan ecoenzym kepada Masyarakat sekitar diharapkan dapat berkonstribusi mengurangi masalah terhadap tumpukan sampah tersebut karena berdasarkan data 70% sampah yang ada di tempat pembuangan akhir adalah sampah dari dapur rumah warga. Pengetahuan Masyarakat terhadap pengolahan sampah sebelum dilakukan pelatihan hanya sebatas pengomposan, namun setelah dilakukan pelatihan tersebut Masyarakat jadi lebih berani mencoba hal baru dengan manfaat yang lebih beragam. Kemajuan positif tersebut diharapkan dapat membuat Masyarakat lebih inovatif dan berani melakukan percobaan mandiri hingga bisa menjadi salah satu peluang ekonomi yang juga bisa mendorong kebaikan untuk Masyarakat tersebut.
Copyrights © 2024