Enam unit mesin perkakas bubut di bengkel pemesinan SMKN2 Pangkalpinang rusak yang menyebabkan praktik pemesinan bubut menjadi kurang efektif dan kurang aman untuk mencapai tujuan pembelajaran. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperbaiki mesin-mesin tersebut agar ketersediaan mesin untuk praktik pemesinan bubut meningkat dengan kondisi yang memadai. Penyelesaian masalah menggunakan pendekatan perawatan korektif (Corrective Maintenance) yang meliputi tahapan identifikasi masalah dengan metode analisis akar masalah (Root Cause Analysis), perencanaan tindakan perbaikan, pelaksanaan perbaikan, pengujian hasil perbaikan, dan perancangan pemeliharaan preventif. Masalah yang ditemukan terdiri dari kerusakan sistem mekanik eretan, spindel gearbox, sistem transmisi, dan sistem kelistrikan. Tindakan perbaikan yang dilakukan meliputi perbaikan, penggantian, dan penyetelan komponen mekanik, serta rewiring dan penggantian komponen kelistrikan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa enam unit mesin tersebut layak digunakan sebagai sarana praktik dan uji kompetensi pemesinan bubut. Beroperasinya enam unit mesin meningkatkan ketersediaan mesin sehingga praktik pemesinan bubut lebih efektif dan aman untuk mencapai tujuan pembelajaran.
Copyrights © 2024