Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional, budaya sekolah dan kompetensi kepribadian guru terhadap karakter peserta didik dengan motivasi belajar sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh dari responden melalui kuesioner. Populasi penelitian ini adalah seluruh guru SMAK Sint Carolus Kupang. Sampel penelitian sebanyak 73 orang yang merupakan seluruh anggota populasi. Data pada penelitian ini dianalisis menggunakan Partial Least Square (PLS) dengan penggunaan aplikasi SmartPLS 3.0. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional kepala sekolah berpengaruh signifikan terhadap karakter peserta didik dengan nilai koefisien sebesar 0,570 (p < 0,05). Namun, budaya sekolah tidak berpengaruh signifikan terhadap karakter peserta didik (koefisien = -0,149, p > 0,05). Selanjutnya, kompetensi kepribadian guru juga tidak berpengaruh signifikan terhadap karakter peserta didik (koefisien = 0,023, p > 0,05). Pengujian terhadap motivasi belajar peserta didik menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional tidak berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar (koefisien = -0,084, p > 0,05). Namun, budaya sekolah (koefisien = 0,570, p < 0,05) dan kompetensi kepribadian guru (koefisien = 0,664, p < 0,05) berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar peserta didik. Selanjutnya, motivasi belajar peserta didik berpengaruh signifikan terhadap karakter peserta didik (koefisien = 0,405, p < 0,05). Oleh karena itu, motivasi belajar peserta didik dianggap sebagai faktor yang penting dalam membentuk karakter peserta didik SMAK Sint Carolus Kupang. Dalam konteks pengujian melalui jalur (path analysis), hipotesis yang melibatkan jalur pengaruh kepemimpinan transformasional kepala sekolah atau budaya sekolah melalui motivasi belajar peserta didik terhadap karakter peserta didik tidak terbukti signifikan (p > 0,05). Namun, hipotesis yang melibatkan jalur pengaruh kompetensi kepribadian guru melalui motivasi belajar peserta didik terhadap karakter peserta didik terbukti signifikan (p < 0,05).
Copyrights © 2024