Gout arthritis merupakan senyawa senyawa ini memiliki rumus kimia C4 H4 N4 O3 dan rasio normalnya 3,6 mg/dl dan 8,3 mg/dl. Dalam kondisi normal, asam urat tidak akan bahaya bagi kesehatan. Namun jika kelebihan (hiperurisemia) atau kekurangan (hiperurisemia) kadar asam urat plasma darah, maka akan menjadi indikasi penyakit pada tubuh manusia. Desain studi kasus yang digunakan yaitu studi kasus deskriptif, studi kasus deskritif, Populasi dalam penelitian ini adalah pasien Ny.H dengan diagnosa Gout arthritis di wilayah kerja Puskesmas Talise Kota Palu, sampel adalah pasien Ny.H dengan masalah nyeri akut pada khasus Gout arthritis di wilayah kerja Puskesmas Talise Kota Palu. Dari pengkajian yang dilakukan kepada Ny. H ditemukan data subyektif Ny. H mengatakan nyeri dirasakan pertama kali pada tahun 2018 sampai dengan sekarang 22 juli 2023, Ny. H mengatakan nyeri hilang timbul. data objektif didapatkan TTV, TD: 130/80 mmhg, R: 20 x/menit, N: 87 x/menit Ny.H tampak memegang kakinya dan meringis. diagnosa yang didapatkan yaitu nyeri akut pada Ny.H berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga mengenal masalah kesehatan. setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 3x24 terjadi penurunan nyeri akut pada Ny. H yaitu pada implementasi H-1 didapatkan nyeri dari skala 7 menjadi nyeri skala 6, pada implementasi H-2 didapatkan nyeri bersakala 6 turun menjadi skala 4, pada implementasi H-3 menunjukan hasil nyeri akut berskala 1. Evaluasi pelaksanaan kompres jahe menunjukan Ny. H mengatakan nyeri sudah berkurang, klien tampak tenang dan skala nyeri menjadi 1. Dengan adanya data penurunan nyeri tersebut berarti ada pengaruh dalam pemberian kompres jahe terhadap penurunan nyeri pada gout arthritis.Kesimpulan dari penelitian ini bahwa adanya penurunan nyeri setelah dilakukan kompres hangat rendaman jahe. Pada hari pertama pengkajian didapatkan hasil nyeri berskala 7 setelah dilakukan kompres hamngat rendaman jahe sampai hari ke 3 nyeri yang dirasakan berkurang menjadi skala 1.
Copyrights © 2023