Ruang lingkup pendidikan multikulturalisme memiliki cakupan yang cukup luas. Indonesia sebagai negara yang mendapatkan julukan dengan berbagai macam ras, suku, budaya, serta agama. Sehingga acapkali pendidikan yang ada mengacu pada kultur budaya suatu daearah. Peran guru dalam pendidikan multikultur sangat berpengaruh bagi peserta didik. Implikasi pendidikan multikultural penting untuk mengubah pendidikan dan kebudayaan seluruh masyarakat. Aspek-aspek yang melatarbelakangi adanya pendidikan multikultural di Banyuwangi yaitu beragamnya suku, budaya, adat istiadat, dan tradisi budaya yang mewarnai kota Kabupaten Banyuwangi. Pendidikan multikultural yang berbasis kearifan lokal sangat penting bagi peserta didik, yaitu dapat membangun karakter yang kuat, mampu menghargai berbagai tradisi yang ada di suatu daerah, dan tertanamnya nilai-nilai dalam kehidupan. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mengalisis bentuk implementasi, nilai-nilai, dan pendekatan dalam pendidikan multikultural berbasis kearifan lokal dalam Gending Seblang Olehsari Banyuwangi. penelitian ini menggunakan etnografi realis dengan persepktif cultural studies yaitu penelitian dapat dibilang mampu menggali informasi yang detail dari banyak sumber yang berkaitan dengan sebuah budaya masyarakat. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini, peneliti memilih teknik observasi, catatan lapangan, wawancara, dan studi dokumentasi. Dalam penelitian ini ditemukan bentuk implementasi, nilai-nilai kearifan lokal yang terdapat dalam gending seblang Olehsari, dan pendeketan yang terdapat dalam pendidikan multikultural. Bahwa dalam realitas sosial pendidikan multicultural di daerah Banyuwangi berbasis kearifan lokal belum sepenuhnya diimplementasikan. Terutama terkait degan gending seblang olehsari Banyuwangi. Sehingga yang mengetahui kearifan lokal hanya pada masyarakat daerah Olehsari Banyuwangi.
Copyrights © 2023