Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi akal dalam perspektif al-Qur’an dan hadits dengan menganalisis pemikiran Muhammad Abduh, membaca, mempelajari dan menggali mengenai akal dalam rangka membebaskan akal dari kejumudan, taklid, serta menjaga hubungannya dengan Allah Swt. Dalam melakukan penelitian, peneliti memakai pendekatan Library Research (penelitian kepustakaan). Studi literatur diperoleh dengan menggunakan berbagai macam sumber seperti : google scholar, jurnal ilmiah, buku, dan publikasi terkait lainnya. Analisis data dalam penelitian ini terdiri dari pengumpulan data, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Temuan dalam penelitian menjelaskan bahwa ; fungsinya wahyu memiliki dua tujuan, yakni sebagai informasi dan sebagai konfirmasi. Wahyu dapat memperkuat pengetahuan yang diperoleh akal. Kemunduran ummat Islam disebabkan karena tidak berfungsinya akal secara maksimal dan lebih memilih kepada taqlid, sehingga ummat Islam bergerak stagnan. Salah satu cara mengejar ketertinggalan dan keterbelakangan ummat Islam adalah dengan dengan menggali firmant Allah; baik yang berupa Kitabullah (al-Qur’an) maupun alam sekitar (kauniyah) demi kemajuan dan peradaban bangsa.
Copyrights © 2023