Pemerintah Kota Surakarta membentuk regulasi penyelenggaraan parkir elektronik untuk mengatasi masalah perparkiran untuk memaksimalkan penggunaan ruang publik. Dalam proses implementasi kebijakan ini perlu adanya fungsi organisasi yang baik, sehingga tujuan awal penerapan kebijakan dapat tercapai. Penelitian ini bertujaun untuk mengetahui pengorganisasian dalam implementasi kebijakan parkir elektronik di Kota Surakarta. Penelitian dilakukan pada Dinas Perhubungan Kota Surakarta dan Lokasi Parkir di Kota Surakarta. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data diperoleh dari narasumber atau informan, dokumen atau arsip dan obyek observasi yang berkaitan dengan penelitian. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purpose sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi dan studi dokumen. Validitas data menggunakan teknik trianggulasi metode yaitu dengan menggali data yang berbeda dari berbagai sumber. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahawa pengorganisasian dalam implementasi kebijakan parkir elektronik di Kota Surakarta sejalan dengan teori organisasi Charles O Jones yang meliputi 1) struktur organisasi, 2) sumber daya manusia, dan 3) alat-alat kerja. Pembahasan ketiga indikator tersebut menjawab implementasi bisa berjalan dengan baik karena fungsi dasar organisasi sudah terpenuhi.
Copyrights © 2024