Pemanfaatan limbah daun ketapang kering dan kulit kakao menjadi briket merupakan sumber energi alternatif yang cukup besar dan perlu pengkajian untuk mendapatkan data karakteristik dari briket yang dihasilkan. Penelitian Ini bertujuan untuk mengetahui berapa komposisi terbaik campuran daun ketapang kering dan kulit kakao terhadap karakteristik briket yang dihasilkan dan mengetahui pengaruh komposisi briket terhadap kualitas nyala. Tahapan penelitian yaitu proses pirolisis, penggilingan, pengayakan, penambahan perekat serta pengeringan. Kemudian dilakukan tahap pengujian karakteristik briket dan uji nyala. Hasil pengujian yang telah dilakukan diperoleh komposisi campuran terbaik yaitu komposisi campuran 10:90 (10% daun ketapang kering dan 90% kulit kakao). Nilai kalor yang dihasilkan yaitu 4871 kalori/gram. Untuk uji nyala, komposisi bahan 50% daun ketapang kering dan 50% kulit kakao merupakan briket yang paling lama waktu penyalaannya hingga menjadi abu yaitu 1 jam 33 menit 20 detik. Komposisi dari masing-masing briket tidak berpengaruh secara signifikan terhadap lama briket menyala hingga menjadi abu.
Copyrights © 2021