Kualitas prasarana transportasi dalam suatu wilayah ditentukan oleh tingkat pelayanan jalan yang dilewati oleh setiap kendaraan, baik itu kendaraan dengan muatan normal maupun kendaraan dengan muatan berlebih (overloading) dari kelas jalan yang sudah ditetapkan. Muatan berlebih berpotensi berpengaruh terhadap kondisi perkerasan jalan yang telah direncanakan. Semakin berat sebuah kendaraan maka semakin besar juga nilai demage factor kendaraan terhadap perkerasan jalan. Hal ini menyebabkan terjadinya kerusakan pada badan jalan sebelum umur teknis perencanaan terpenuhi dalam dalam waktu yang relatif singkat ataupun terjadinya kerusakan dini pada badan jalan. Dampak lain yang disebabkan oleh kendaraan bermuatan berlebih adalah berkurangnya tingkat keselamatan berkendara, kemacetan, dan kerusakan suku cadang kendaraan yanglebih cepat. Dalam penelitian ini dihitung angka ekivalen dari dua jenis kendaraannormal dan beban berlebih, dan penelitian ini juga menghitung penurunan umur rencana jalan yang diakibatkan dari beban berlebih mengunakan nilai Vehicle Damage Facktor (VDF) metode AASHTO1993. Dari hasil perhitungan menunjukan bahwa persentse muatan berlebih dapat menurunkan umur rencanajalan. Angka ekivalen atau VDF untuk muatan normal selama umur rencana 10tahun yaitu sebesar 7.197,9825 ESAL. Sedangkan angka ekivalen atau VDF untuk muatan berlebih selama umur rencana 10 tahun adalah sebesar 60.138,714 ESAL. Sehingga diperoleh persentase peningkatan nilai VDF akibat beban berlebih (overloading) sebesar 52.940,7315 ESAL atau 7,35494%.
Copyrights © 2024