SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
Vol 8, No 1 (2024): March

Pendampingan kelompok tani boh giri melalui penerapan bujangseta di Aceh Tamiang

Iqlima Azhar (Universitas Samudra)
Rosmaiti Rosmaiti (Universitas Samudra)
Tengku Putri Lindung Bulan (Universitas Samudra)



Article Info

Publish Date
26 Mar 2024

Abstract

Abstrak Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan produksi jeruk bohgiri melalui perbaikan kapasitas SDM petani melalui berbagai kegiatan pendampingan dan latihan yang dirancang khusus bagi pengurus dan anggota dalam sistem pertanian yang modern. Saat ini kelompok tani Cahaya Kita masih menggunakan sistem pertanian konvensional diakibatkan kurangnya informasi dan penyuluhan dari dinas terkait. Situasi demikian menyebabkan masa panen boh giri hanya dua kali dalam setahun sementara permintaan sampai keluar daerah tinggi. Untuk itu tim pelaksana pengabdian melakukan pemberdayaan dengan penerapan teknologi Bujangseta sebagai upaya penggalakan program Kementerian Pertanian (Kementan) dalam memaksimalkan produktivitas jeruk sehingga saat panen buah memiliki kualitas ekspor, harga jeruk relatif stabil dan menghasilkan bibit unggul serta pendapatan petani menjadi lebih meningkat. Kegiatan ini diawali dengan analisis kebutuhan kelompok tani, penyuluhan tentang kelembagaan dan pelatihan teknologi serta pendampingan dengan membuat plot untuk penerapan Bujangseta. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu: terdapat peningkatan pengetahuan mitra terkait dengan penerapan teknologi Bujangseta dan minat mitra dalam membudidayakan bohgiri dengan teknologi bujangseta semakin meningkat. Kata kunci: kelompok tani; boh giri; bujangseta. AbstractDedication aims to increase bohgiri orange production by improving the human resource capacity of farmers through various mentoring and training activities specifically designed for administrators and members in a modern agricultural system. Currently the Cahaya Kita farmer group still uses conventional farming systems due to a lack of information and counseling from the relevant agencies. This situation causes the boh giri harvest to only be harvested twice a year while demand is high outside the area. For this reason, the service implementation team carries out empowerment by implementing Bujangseta technology as an effort to promote the Ministry of Agriculture (Kementan) program in maximizing orange productivity so that when the fruit is harvested, it has export quality, the price of oranges is relatively stable and produces superior seeds and farmers' income increases. This activity begins with an analysis of the needs of farmer groups, counseling about institutional and technological training as well as assistance with making plots for implementing Bujangseta. The results of this community service activity are: there is an increase in partners' knowledge regarding the application of Bujangseta technology and partners' interest in cultivating bohgiri with Bujangseta technology is increasing. Keywords: farmers; boh giri; bujangseta

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

jpmb

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Computer Science & IT Control & Systems Engineering Economics, Econometrics & Finance Education Engineering Environmental Science Health Professions Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Medicine & Pharmacology Nursing Public Health Social Sciences Other

Description

SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), ...