Penelitian ini berfokus pada pengembangan pelatihan manajemen stres yang diselenggarakan khusus untuk siswa SMK Teknik Komputer di SMK Negeri 2 Surakarta. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang stres, keterampilan manajemen stres, kesejahteraan mental, dan performa akademik. Hasil dari pelatihan ini menunjukkan bahwa pelatihan manajemen stres telah berhasil mencapai tujuannya. Sebelum pelatihan, siswa mengalami tingkat pemahaman materi sekitar 37,3%, namun setelah mengikuti pelatihan, tingkat pemahaman materi mereka melonjak signifikan menjadi 81,4%. Hal ini menunjukkan bahwa pelatihan berhasil menyampaikan konten materi dengan efektif, membantu siswa memahami sifat stres, gejala-gejala stres, dan dampaknya. Selain itu, tingkat pemahaman praktik juga mengalami peningkatan yang mencolok. Sebelum pelatihan, siswa memiliki pemahaman praktik sekitar 46,2%, namun setelah pelatihan, mereka mencapai tingkat pemahaman praktik sebesar 86,3%. Ini mengindikasikan bahwa pelatihan telah memberikan siswa keterampilan praktis dalam mengelola stres sehari-hari, seperti teknik relaksasi, meditasi, dan manajemen waktu. Hasil ini menunjukkan bahwa pelatihan manajemen stres telah memberikan dampak positif yang signifikan pada pemahaman siswa tentang materi dan keterampilan praktik, serta meningkatkan kesejahteraan mental dan performa akademik mereka. Ini adalah langkah penting menuju menciptakan lingkungan belajar yang lebih sehat dan mendukung bagi siswa, yang pada gilirannya akan membantu mereka meraih kesuksesan dalam pendidikan dan kehidupan mereka secara keseluruhan.
Copyrights © 2023