Pengembangan budidaya udang vaname oleh mitra Koperasi Santo Alvin Pratama dilakukan dengan sistem intensif dengan kepadatan tinggi. Tetapi dengan sistem ini, terdapat permasalahan serius yang dihadapi yaitu dengan tingginya kepadatan menghasilkan akumulasi limbah yang besar, terutama senyawa nitrogen. Oleh karena itu, solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan inovasi atau teknologi budidaya untuk mengurangi limbah, seperti aplikasi probiotik pro-KJ untuk budidaya sistem bioflok. Dalam rangka memperkenalkan dan melatih keterampilan penggunaan probiotik, maka dilakukan pelatihan dan pendampingan pada teknisi tambak sebagai peserta pelatihan untuk membuat bioflok. Hasil dari pelatihan ini menunjukkan persentase pemahaman peserta meningkat sebesar 75% setelah dilakukan sosialisasi dan pendampingan pembuatan bioflok. Sistem bioflok memanfaatkan senyawa nitrogen dari air untuk produksi biomassa mikroba. Biomassa mikroba yang dihasilkan dapat digunakan sebagai sumber nutrisi tambahan bagi udang.
Copyrights © 2023