Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Model Pembelajaran Area secara signifikan mendukung pembelajaran daring dalam mata kuliah Bahasa Indonesia. Penerapan model pembelajaran area untuk mendukung pembelajaran daring dalam mata kuliah Bahasa Indonesia merupakan alternatif untuk memberikan stigma baru bahwa pembelajaran daring juga merupakan pembelajaran yang menyenangkan. Tujuan dari eksplorasi ini adalah untuk memberikan gambaran mengenai kecukupan model pembelajaran area pada mata kuliah Bahasa Indonesia yang ditargetkan pada mahasiswa semester 1-3 di Sekolah Tinggi Informatika Bina Sarana. Strategi pemeriksaan ini melibatkan metodologi subjektif dengan prosedur pengumpulan informasi seperti persepsi, dokumentasi dan pertemuan. Pemilihan subjek eksplorasi dilakukan dengan menggunakan metode pengujian purposif. Hasil pengujian menunjukkan bahwa narasumber menerapkan model pembelajaran wilayah untuk membantu pembelajaran berbasis web pada mata kuliah bahasa Indonesia yang mencakup kemampuan berpikir kritis, penalaran rasional dan penalaran simbolis dengan membuka wilayah berbahasa Indonesia sebagai pemberi wilayah dan memanfaatkan strategi dan media pembelajaran yang berbeda.
Copyrights © 2024