Berpikir kritis adalah kemampuan untuk mengamati, menganalisis dan mengevaluasi suatu situasi atau permasalahan secara obyektif dan rasional yang penting untuk dimiliki oleh siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas model pembelajaran Cinqase terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi fluida statis di SMAN 2 Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experimental. Hasil analisis data deskriptif menunjukkan nilai rata-rata pada tes awal (pretest) kelas eksperimen adalah 65,67, sedangkan pada kelas kontrol adalah 61,25. Pada tes akhir (posttest), nilai rata-rata kelas eksperimen meningkat menjadi 81,33, sementara kelas kontrol mencapai 67,14. Uji N-gain menunjukkan nilai sebesar 0,73, dan uji independent sample t-test menunjukkan signifikansi (2-tailed) 0,00 < 0,05. Berdasarkan hasil analisis deskriptif, uji N-Gain, dan uji independent sample t-test, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Cinqase efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi fluida statis di SMAN 2 Mataram. Penelitian ini memberikan manfaat bagi siswa, praktisi pendidikan, dan peneliti pendidikan dengan potensi untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, motivasi belajar, hasil belajar, serta pembuatan instrumen penilaian yang lebih baik.
Copyrights © 2024