Bencana Gempa bumi sering sekali terjadi di Indonesia sebab Indonesai merupakan negara yang secara geografis terletak di antara tiga pertemuan lempeng utama di dunia yaitu lempeng Indo-Australia, Eurasia, dan Pasifik. Maka perencanan gedung di Indonesia harus di Desain mampu menahan beban gempa. Oleh karena itu perencanaan Rumah Susun Intitut Teknologi Sumatera yang dengan jumlah lantai 5 di desain menggunakan SRPMK atau Sistem Struktur Rangka Pemikul Momen Khusus. Gedung Rumah susun institut teknologi sumatera direncanakan ulang menggunakan metode SRPMK yang mana awalnya menggunakan Dinding Geser. Pada penelitian ini hanya untuk Studi dalam merencanakan sistem Struktur Tahan Gempa menggunakan SRPMK. Metode yang digunakan untuk analisis yaitu dengan metode dinamik respons spektrum dibantu dengan software ETABS V.19. dalam perencanan ini mengacu Pada Peraturan SNI yaitu Perencanaan Bangunan Tahan Gempa SNI 1726 : 2019, Perencanaan Struktur Beton Untuk Bangunan Gedung SNI 2847 : 2019 dan SNI 1727 : 2019. Untuk perhitungan analisis struktur menggunakan software ETABS V.19. Hasil perencanaan struktur berupa beban gempa yang di rencanakan sesuai dengan peraturan SNI 1726 : 2019, simpangan antar lantai, dan dimensi penampang serta penulangan di setiap komponen struktur SRPMK. Dimensi kolom utama dengan ukuran 50 x 50 cm, Kolom Teras 30 x 30 cm, Balok Induk G1 30 x 60, Balok induk G2 30 x 45 cm dan pelat lantai 13 cm.
Copyrights © 2023