Perkebunan kelapa sawit masih menjadi primadona bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat. Seiring dengan berkembangnya lahan perkebunan kelapa sawit maka akan berdampak dengan meningkatnya limbah produksi kelapa sawit tersebut. Salah satunya yaitu tandan kosong. Saat ini, tandan kosong mulai dimanfaatkan sebagai media tanam jamur kelapa sawit (Volvariella volvaceae). Manfaat jamur ini sebagai sumber gizi bagi manusia dan terdapat zat aktif fitokimia untuk antioksidan tubuh. Penelitian ini bertujuan mengetahui adanya kandungan zat fitokimia pada jamur kelapa sawit (Volvariella volvaceae). Jenis penelitian ini ialah deskriptif eksploratif. Penelitian ini menggunakan sampel jamur kelapa sawit (Volvariella volvaceae) yang diuji kandungan senyawa aktif fitokimia menggunakan metode skrining. Hasil pengujian tersebut didapatkan hasil bahwa jamur Volvariella volvaceae mengandung senyawa aktif fitokimia berupa saponin (terdapat buih selama 1 menit), kuinon (terdapat warna merah), flavonoid (terdapat perubahan warna kuning hingga jingga di fase alkohol), fenolik (terdapat warna hijau violet), dan alkaloid (terdapat endapan merah bata dan putih). Kesimpulan penelitian ini ialah terdapat kandungan zat fitokimia pada jamur kelapa sawit (Volvariella volvaceae) berupa saponin, kuinon, flavonoid, fenolik, dan alkaloid. Kata kunci: Perkebunan Kelapa Sawit, Jamur Kelapa Sawit (Volvariella volvaceae), Zat Fitokimia, Metode Skrining
Copyrights © 2024